Senin, 27 Juni 2011

Resensi Buku Sifat Shalat Nabi

Judul buku        : Sifat Shalat Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam
Penulis              : Muhammad Nashiruddin Al Albani
Penerbit            : Media Hidayah
Cetakan           : Edisi revisi, 2000
Tebal                : 256 halaman
Kategori           : Agama Islam


Shalat adalah ibadah rutin yang dilakukan oleh umat Islam diseluruh dunia pada setiap harinya, dan shalat adalah amalan utama yang mencerminkan sikap pribadi seorang muslim. Jika shalat yang dilaksanakan dilakukan dengan baik dan benar, maka akan tampaklah pribadi luhur seorang muslim, namun bayangkan bagaimana jika shalat yang dilakukan tidak baik dan tidak pula benar?

Buku ini yang akan menjawab dengan gambalang dan jelas pertanyaan tersebut. Buku ini merupakan terjemahan kitab “Shifatu Shalaati An-Nabiyyi Shallallahu 'Alaihi wa Sallama min At-Takbiri ilaa At-Tasliimi Ka-annaka Taraahaa”, karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani yang telah beliau revisi. Membaca buku ini, maka akan kita dapati bagaimana shalat yang benar yang dilakukan oleh Nabi sekaligus akan kita sadari kesalahan-kesalahan tata cara shalat yang kita lakukan setiap hari.

Buku ini sangat penting dan perlu kita miliki, Nabi memerintahkan,” Shalatlah kalian, sebagaimana kalian melihat aku shalat.” (Muttafaqun ’alaih). Maka shalat yang tidak sesuai dengan shalat Nabi adalah sebuah kesalahan. Dan didalam buku inilah kesalahan itu dapat kita ketahui. Tidak hanya itu, sebelum penulis masuk membahas permasalahan shalat, penulis dahului dengan pembahasan akan pentingnya berpegang teguh kepada As Sunnah dan ditambah dengan perkataan para ulama ternama mengnai hal itu, sebagai nasehat yang berharga kepada kaum muslimin.

Maka bagi muslim manapun yang tidak memiliki koleksi buku yang satu ini, sepertinya kurang pas perbendaharaan koleksinya. Mari kita shalat tanpa sekedar gerakan sia-sia dan tak bermakna.

Abu Sidad Hilmi bin Munir Al Burny

Minggu, 19 Juni 2011

Jangan dibaca ketika khatib sedang berkhutbah, khutbah Jumat wajib disimak, dan tolong letakkan buletin ini pada tempat yang semestinya
  Al Qolam
Tahun ke-1, June 2011 / Rajab 1432                                                                                                                          nomor: 025

Risalah
YANG MUDA YANG BERPRESTASI

            Pada awal penulisan artikel ini, penulis sangat tersentak dengan kalimat “success is not an accident” – kesuksesan tidak akan terjadi secara kebetulan. Tepat! Kesuksesan tidak akan terjadi secara instan, ia tidak pula turun dari langit secara tiba-tiba. Kesuksesan yang terjadi pada diri seseorang adalah buah dari perjalanan panjang orang tersebut dalam mewujudkannya. Allah berfirman:
”Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri.” [Q.S. Ar-Ra’d(13):11]

            Sebagai bagian dari Khairu Ummah - umat yang terbaik, setiap kita dituntut untuk menjadi yang terbaik pada posisi dan kedudukan kita di dunia ini.
”Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.”[Q.S. Ali Imran (3):110]

            Saudaraku, apapun pendidikan kita saat ini dan apapun profesi kita saat ini, penulis ya-kin kita bisa mencapai puncak kesuksesan tertinggi seperti yang kita idamkan selama ini. Ke-suksesan seperti apakah itu? Entah, hanya pembaca sekalian yang mengetahui karena definisi sukses berbeda pada setiap orang.
Sungguh, kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” [Q.S. At Tiin (95):4]

            Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menciptakan kita dengan sebaik-baik bentuk, dengan sebaik-baik kondisi, dan dengan sebaik-baik sarana. Dia telah memberikan hati nurani kepada kita, Dia telah memberikan akal pikiran kepada kita, dan Dia telah membarikan sebaik-baik fisik kepada kita. Ini adalah modal dasar kita sebagai manusia, dan tentunya modal dasar terse-but tidak akan berfungsi secara optimal selama kita tidak mendayagunakannya.

            Disaat maraknya aksi tawuran dikalangan pelajar, para pelajar dan remaja yang terge-lincir dalam kenakalan remaja, dan banyaknya generasi muda yang gagal menemukan jati diri-nya sehingga mereka juga gagal dalam menemukan potensi terbaik dalam dirinya, maka dari itu penulis mengajak kepada para pembaca pada umumnya dan kawula muda pada khususnya, untuk dapat memikirkan potensi apa yang bersemayam dalam diri kita sehingga kita dapat mendayagunakannya dan pada akhirnya kita dapat menggapai prestasi yang kita inginkan dan untuk masuk kedalam golongan umat terbaik serta menjadi muslim yang selalu tampil di muka.
            Diakhir tulisan ini, penulis ingat sebuah perkataan yang menyatakan (ini adalah perkataan Al Imam Asy Syafi’i rahimahullah_red):
Barang siapa yang ingin mendapatkan kebahagiaan di dunia maka dengan ilmu. Barang siapa yang ingin mendapatkan kebahagiaan di akhirat maka dengan ilmu. Barang siapa yang ingin mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat maka dengan ilmu.” (Majmu’ Syarh al-Muhadz-dzab, karya an-Nawawi)

Semoga bermanfaat. Nuun wal qolami wamaa yasthuruun....
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Deltario Novian, Kemuning-Burneh                                                     



Jika Anda memiliki permasalahan seputar agama, silahkan kirim pertanyaan melalui SMS ke nomor 0852 3141 8090 dengan format: SOAL=ISI PERTANYAAN=NAMA- tanpa nama tidak mengapa. Redaksi akan menjawab permasalahan tersebut sebisa apa yang redaksi usahakan.
IPM corner
- Berlindunglah engkau kpd Allah Subhanahu wa Ta’ala dr sgala macam kejahatan yg dtang ke dlm jiwa manusia dr jin a/pun manusia sndri_Taufik IlopE ma X_friend 085649431492 Sent:10-June-2011



Kunjungi website Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Burneh dialamat berikut ini :



Anda akan mendapatkan berbagai informasi terbaru dari gerak dakwah kami disana, semoga bermanfaat.












Kirimkan ucapan/kritik & saran Anda melalui SMS ke 0852 3141 8090 dengan format: IPM CORNER=ISI UCAPAN/SARAN=NAMA- tanpa nama tidak mengapa. SMS dikirim maksimal satu hari sebelum terbit. Jika SMS telah penuh kemungkinan akan dimuat pada edisi berikutnya.
Kolom Infaq
Shalat Raghaib








            Imam An Nawawi rahimahullah di dalam Syarah Al Muhadzdzab 3/548, berkata: "Shalat yang dikenal dengan shalat Raghaib, yaitu 12 raka’at, dikerjakan antara Maghrib dan Isya' pada malam Jum'at pertama bulan Rajab, dan demikian pula shalat Nishfu Sya'ban 100 raka’at. Kedua macam shalat ini adalah bid'ah yang munkar. Janganlah engkau tertipu dikarenakan kedua shalat ini disebutkan di dalam kitab Qutul Qulub dan Ihya' Ulumuddin. Semua hadits-hadits yang disebutkan di dalamnya adalah batil. Jangan tertipu dengan sebagian ulama yang terkena syubhat dalam masalah ini, yang mengarang suatu risalah disunnahkannya shalat ini; karena mereka salah dalam masalah ini. Dan Al Imam Abu Muhammad Abdurrahman bin Isma'il Al Maqdisi telah mengarang kitab yang menerangkan mengenai batilnya dua shalat tersebut".









Kirimkan ucapan/tulisan Anda maks.1 paragraf melalui SMS ke nomor 0852 3141 8090 dengan format: INFAQ=ISI UCAPAN/TULISAN=
NAMA ANDA. Buletin ini terbit tiap Jumat dengan jumlah 40 ekslempar jika dana infaq tersedia.

Diterbitkan oleh: Bidang Kajian dan Dakwah Islam (KDI) Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Burneh Penasehat: PCM Burneh Penaggung jawab: Ketua Umum P.C. IPM Burneh Sekretariat: Perpustakaan Masjid Al Huda Burneh, telp. (031) 3097602 Layout: Abu Sidad Al Burny Redaksi: Tim buletin Al Qolam Dicetak oleh: Monalisa Print
Setelah membaca tolong berikan kesempatan kepada yang lain untuk membacanya dan disebarluaskan, semoga Allah membalas kebaikan Anda
 
"Ya Allah janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau memberi petunjuk kepada kami, 

dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu 

Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi Karunia." (Ali Imran : 8)

Jumat, 06 Mei 2011

Jangan dibaca ketika khatib sedang berkhutbah, khutbah Jumat itu wajib disimak, dan tolong letakkan buletin ini pada tempat yang semestinya
  Al Qolam
Edisi 1, May 2011 / Jumadil Akhir 1432                                                                                                            Thn ke-01 no: 019

Risalah
What is love?
(apa cinta itu)

“Aku jatuh cinta!”,“mamaku, nggak ngerestuin cinta kita”,“aku dijodohkan tapi aku nggak cinta!?” itu adalah beberapa curhatan temanku yang mayoritas bicara soal cinta,cinta, dan cinta. Ada apa dengan cinta? ‘n what is love?

Hakikat Cinta
      Cinta adalah bagian dari fitrah manusia , orang yang kehilangan cinta dia tidak normal tetapi banyak juga orang yang menderita karena cinta. Bersyukurlah orang-orang yang diberi cinta dan bisa menyikapi rasa cinta dengan tepat.”Dijadikan indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan yaitu, wanita, anak-anak,harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah tempat kembali yang baik.” (QS. Ali Imron 14)

Dua Cinta, Cinta (mahabbah) terbagi menjadi 2 jenis;

Pertama : mahabbah ubudiyah
      Kata lainnya adalah cinta yang bersifat ibadah. Mahabbah ubudiyah adalah cinta yang disertai dengan rasa merendahkan diri kepada yang dicintai. Cinta yang seperti ini wajib hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
      Ibadah terpusat pada 3 hal : mahabbah (cinta), khauf (takut), raja’ (berharap). Jadi 3 hal tersebut adalah pusat ibadah dan asasnya. Jika ketiga hal ini disatukan, maka ibadah akan tewujud dan bermanfaat. Namun jika ditinggalkan salah satu unsurnya saja, maka ibadah seorang manusia pasti tidak menjadi ibadah yang benar.walaupun orang tersebut telah banyak beribadah.

Kedua : mahabbah (cinta) yang tidak bersifat ibadah
1. mahabbah thabi’iyah (cinta alami), seperti manusia cinta makanan, minuman segala kesenangan yang diperbolehkan, seperti istri dan segala yang menyenangkan.
Cinta memang sudah ada dalam diri kita, diantaranya terhadap lawan jenis. Tapi kalau tidak hati-hati cinta bisa menulikan dan membutakan kita.
Cintamu pada seuatu menjadikan kamu buta dan tuli (HR. Abu Dawud dan Ahmad)
2. mahabbah ijlaal (cinta karena hormat), seperti seorang anak mencintai kedua orang tuanya karena rasa hormat, memuliakan, dan mengagungkan, karena mereka telah berbuat kebajikan kepadanya yang telah memeliharanya. Cinta seperti ini terpuji dan diperintahkan.
3. mahabbah isyfaaq (cinta karena sayang), seperti cinta orang tua kepada anaknya. Orang tua mencintai anak-anaknya karena rasa sayang.
4. mahabbah mushahabah (cinta persahabatan),seperti cinta seseorang kepada orang lain karena persahabatan.

      Cinta yang paling tinggi adalah cinta karena Allah, cirinya adalah tidak memaksakan kehendaknya. Tapi ada juga cinta yang menjadi cobaan buat kita yaitu cinta yang lebih cenderung kepada maksiat, cinta yang semakin bergelora hawa nafsu, makin berkurang rasa malu. Dan inilah yang paling berbahaya dari cinta yang tidak terkendali.
     
      Islam tidak melarang atau mengekang manusia dari rasa cinta, tapi mengarahkan cinta tetap berada pada rel-nya yang menjaga martabat kehormatan, baik wanita maupun laki-laki. Kalau kita jatuh cinta harus hati-hati karena seperti minum air laut semakin diminum semakin haus. Cinta sejati adalah cinta yang setelah akad nikah, selebihnya adalah cobaan dan fitnah saja.
     
      Marilah kita mengalihkan rasa cinta kita kepada Allah dengan memperbanyak dzikir, istighfar, dan sholat sehingga kita tidak diperdaya oleh nafsu, karena nafsu yang memperdayakan kita.

Khoirun Nisa’, Langkap-Burneh

Kematian Lebih Layak Bagi Orang yang Menyia-nyiakan Waktu

Ibnul Qoyyim rahimahullah pernah mengatakan, dan perkataan ini sangat menyentuh qolbu, “Jika waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar menghamburkan syahwat (hawa nafsu), berangan-angan yang batil, hanya dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan (baca: kesia-siaan), maka sungguh kematian lebih layak bagi dirinya.”
- Al Jawabul Kafi, 109 -



Jika Anda memiliki permasalahan seputar agama, silahkan kirim pertanyaan melalui SMS ke nomor 0852 3141 8090 dengan format: SOAL=ISI PERTANYAAN=NAMA- tanpa nama tidak mengapa. Redaksi akan menjawab permasalahan tersebut sebisa apa yang redaksi usahakan.
IPM corner

- assalamu’alikum, bwt shohibQ; Maya, Firda, Rosa, Dila, Fuji, Isal, dkk. yg mo UN tgl 10, sukses y!_-the best wishes 4 u-, 081939428120 Sent:5-May-2011 10:21:28

- Assalamu’alaikum warahmatullah. Hape = dosa...Jganlah bawa hape kmana”.. Hape slalu mengganggu aktvitas qta... Please leave handphone_Iif maker grafitty, 083853070361 Sent:5-May-2011 17:54:57


Kirimkan ucapan/kritik & saran Anda melalui SMS ke 0852 3141 8090 dengan format: IPM CORNER=ISIUCAPAN/SARAN=NAMA- tanpa nama tidak mengapa. SMS dikirim maksimal satu hari sebelum terbit. Jika SMS telah penuh kemungkinan akan dimuat pada edisi berikutnya.
Kolom Infaq
Radio Islami Suara Al-Iman Surabaya, siaran radio dakwah Islam, Ahli Sunnah Wal Jama'ah, dapat dijangkau hampir di seluruh Jawa Timur dan dapat dinikmati melalui online-streaming.
- 900 / 774 AM Surabaya -

Kirimkan ucapan/tulisan Anda maks.1 paragraf melalui SMS ke nomor 0852 3141 8090 dengan format: INFAQ=ISI UCAPAN/TULISAN=NA- MA ANDA dan Anda hanya dikenakan infaq sebesar Rp 10.000; Buletin ini terbit tiap Jumat dengan jumlah 40

ekslempar jika dana infaq tersedia.

Diterbitkan oleh: Bidang Kajian dan Dakwah Islam (KDI) Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Burneh Penasehat: PCM Burneh Penaggung jawab: Ketua Umum P.C. IPM Burneh Sekretariat: Perpustakaan Masjid Al Huda Burneh, telp. (031) 3097602 Layout: Abu Sidad Al Burny Redaksi: Tim buletin Al Qolam Dicetak oleh: Monalisa Print
Setelah membaca tolong berikan kesempatan kepada yang lain untuk membacanya dan disebarluaskan, semoga Allah membalas kebaikan Anda